Xiaomi Kalahkan Apple Sebagai Brand Smartphone Terbesar Ketiga Dunia

Xiaomi vs Apple
Setelah begitu lama Xiaomi berada di posisi keempat sebagai brand smartphone terbesar di dunia, menjelang akhir tahun 2020 akhirnya Xiaomi menempati posisi ketiga.

Untuk kuartal ketiga 2020 sejumlah firma riset merilis pangsa pasar smarphone dunia. Hasilnya, Apple berhasil dikalahkan Xiaomi dan menempati posisi ketiga terbesar didunia.

Menurut IDC, 353.6 juta unit smartphone berhasil terjual pada kuartal ketiga 2020. 46.5 juta unit diantaranya merupakan smartphone Xiaomi. Sedangkan Apple hanya mendapatkan 41.6 juta unit iPhone yang terjual.

Dirilis IDC, Xiaomi mendapatkan market share sebesar 13.1%. Secara year-over-year (YoY), penjualan smartphone Xiaomi naik hingga mencapai 42%.

Xiaomi vs Apple - IDC

Di posisi pertama tetap diraih Samsung dengan total penjualan sebesar 80.4 juta unit, dan market share yang dikuasai sebesar 22.7%. Di posisi kedua didapatkan oleh Huawei yang menjual sebesar 51.9 juta unit, dengan market share 14.7%.

Data IDC sendiri tidak berbeda jauh dengan yang dirilis oleh Canalys dan Counterpoint. Canalys mencatat Xiaomi berhasil menjual sebanyak 47.1 juta unit smartphone, dengan perolehan market share 13.5%.
Xiaomi vs Apple - Counterpoint

Menurut data Counterpoint menunjukan market share Xiaomi sebesar 13% dengan penjualan sebanyak 46.2 juta unit smartphone.

Xiaomi tampaknya mempunyai pontesi untuk naik hingga ke posisi kedua dengan memanfaatkan kondisi Huawei saat ini. Ketiga firma riset menunjukan pelemahan penjualan smartphone Huawei diantara sekitar 22% hingga 23% secara YoY. Menurut IDC, sanksi Amerika Serikat ke Huawei sangat berdampak terhadap penjualan smartphone Huawei.

Menurut IDC, tempat kelima ditempati oleh brand asal Tiongkok yaitu Vivo yang berhasil menjual sebanyak 31.5 juta smartphone, dengan market share sebesar 8.9%.

Akan tetapi data di Counterpoint, Vivo bersaing ketat dengan brand lainnya, Oppo yang sama-sama berhasil sukses menjual sebanyak 31 juta unit smartphone, dan market share sebesar 8%.

Menurut IDC, penjualan Xiaomi terangkat dikarenakan smartphone di segmen low-end yang sangat laris di pasaran, hingga smartphone seri middle dan juga flagship yang sanggup mencuri perhatian pasar. Hal yang sama terjadi juga dengan Samsung, dimana smartphone mereka dengan segmen harga 250 Dolar (sekitar Rp 3 jutaan) sangat diminati.

Smartphone Vivo dengan yang memiliki harga dibawah 200 Dolar (Rp 3 juta) juga laris di India, kenaikan secara YoY smartphone segmen ini mencapai 30%.

Sumber foto : Android Authority, Walk The Chat